Tampilkan postingan dengan label Adsense. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adsense. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Agustus 2014

Pelayanan (Pegawai) Kantor POS Besar Medan Buruk! Gak Lagi-lagi deh ke Kantor Pos

Kemarin setelah 2 bulan lebih menunggu kedatangan surat dari perusahaan Google Inc untuk verifikasi alamat Adsense namun tak ada satupun pak POS yang mengantarkan surat itu. Suratnya itu sendiri berisi PIN Google Adsense yang biasanya dikirim melalui Pos Indonesia. Untuk lokasi perkotaan (Kota Medan) sendiri, sangat tidak mungkin surat sampai tidak terkirim. Karena banyak teman-teman saya bisa menerima PIN hanya dalam waktu 2-3 minggu saja. Namun entah kenapa untuk PIN yang satu ini bahkan setelah 2 bulan surat berisi PIN adsense masih saja nyangkut di Kantor Pos.
Bagian dalam kantor Pos Medan

Ngadem dulu

Jeprat jepret

Akhirnya minggu ketiga setelah permintaan PIN saya yang kedua, atau tepatnya hampir 2 bulan setelah pertama kali saya dikirimi surat berisi PIN dari Google, saya putuskan untuk mengambil sendiri kedatangan surat Google itu ke Kantor Pos. Kantor Pos pertama yang saya datangi adalah Kantor Pos Medan Denai, karena saya tinggal di kecamatan Medan Denai. Kantor Pos ini bisa dibilang sepi. Namun bukan berarti tidak ada orang yang ke Kantor Pos. Hanya saja orang yang datang ke kantor Pos Medan Denai hanya satu atau dua orang saja. Sampai disana, saya langsung bertanya ke petugas Pos nya. Senyum ramah menyambut saya dan membuat perasaan saya tenang. Namun setelah saya tanyakan surat yang dimaksud, pegawai Pos mengatakan: "Untuk surat hanya ada di Kantor Pos Besar Medan di Lapangan Merdeka".

Siangnya, jam 2 saya berangkat naik angkot ke Lapangan Merdeka. Di Kantor Pos ini memang lebih ramai dari pada di Kantor Pos Medan Denai. Hanya saja, tetap saja terbilang sepi untuk ukuran Kantor Pos Pusat di Medan. 

Sesampainya disana saya tanya ke pegawai Pos, "ada kiriman surat untuk Ryan Friska Arisandhi?" Lalu pegawai Pos Tanya "Ada nomor resinya?". Saya jawab "Tidak diberi resi".

"Kalau tidak ada resi, kita tidak bisa bantu!" jawab pegawai pos wanita itu dengan nada cuek dan jutek. Melihat sikapnya saya tidak lagi berniat meneruskan pembicaraan dan langsung meninggalkan tempat.

Pantas saja sekarang kantor Pos Indonesia selalu sepi. Gimana gak sepi, karena citra-nya diperburuk oleh pegawai-pegawainya yang (maaf) kurang bisa menghargai masyarakat. Bahkan, kurir yang sering mengantar paket ke rumah saya saja jika ditanya-tanya selalu menjawab dengan nada cuek bebek. Berbeda dengan jasa pengiriman lain semisal JNE. Untuk JNE saya bisa acungi jempol. Acungi jempol bukan hanya karena pengiriman yang selalu tepat waktu. Tetapi juga pegawainya yang ramah terhadap masyarakat. Bayangkan saja, saat kurir JNE mengantar barang mereka selalu senyum, bahkan tak ragu mengajak saya bercakap-cakap. Mengobrol dan sedikit candaan tak jarang muncul dari pembicaraan kami. Sampai-sampai setelah pertemuan kedua dengan kurir JNE tersebut, kurir tersebut sudah kenal dengan saya.

Dari percakapan itu saya putuskan untuk "Tidak akan lagi datang ke Kantor Pos Besar Medan apapun alasannya". Dan terimakasih atas pelayanannya yang buruk.

Karena usaha saya meminta surat berisi PIN Adsense tidak membuahkan hasil, saya langsung pulang ke rumah. Besoknya, saya minta kiriman surat atau PIN Adsense yang ketiga. Hanya saja, alamatnya tidak saya tujukan ke Medan, tetapi ke Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhan Batu. Sumatera Utara. Selain itu, saya juga verifikasi manual Adsense via scan KTP. Baca kelanjutan ceritanya pada posting berjudul:

Kamis, 20 Maret 2014

Sukses! Upgrade Akun Adsense Dari Hosted Account ke Akun Normal

Piye kabare? Adsense-nya masih lancar ndak? Banyak orang yang mengeluh betapa garangnya adsense sekarang ini. Salah dikit banned, senggol dikit out. Ya, banyak orang yang memang kesal dengan sikap Adsense belakangan ini yang asal main banned. Meski Adsense sekarang sudah support bahasa Indonesia, sehingga yang bahasa Inggrisnya pas - pasan kayak aku ini bisa main adsense, tapi tetep aja susah banget mempertahankan akun adsense. Sekali banned daftarnya susah banget. Adsense ini aja sebenernya bukan sumber penghasilan utamaku. Gak terlalu fokus di Adsense sih. Jadi kalo kalian nanya penghasilanku dari mana, jawabannya: 秘密 (Read: Hi-mit-su). Cari di kamus Jepang.

Kemarin kebeneran lagi iseng, upgrade akun Adsense. Kirim proposal, dua hari kemudian di terima. Blognya jelas kurahasiakan, blog mana yang dipakai buat upgrade akun Adsense. Kalau namanya rahasia, ya jangan ditanya lagi.

Yang jelas, blog yang kupakai untuk upgrade akun Adsense menggunakan CMS Wordpress. Hostingnya ku pakai Hawkhost server Singapore. Tapi pas ku cek di whois.domaintools.com servernya sudah pindah ke Canada. Top level domain ya jelas ku pakai top level domain. Untuk theme-nya sendiri kubeli dari Ads-id.
Terus gimana cara upgrade-nya? Ini sebenarnya pertanyaan bodoh. Kalau diantara kalian ada yang bertanya di dalam hati tentang pertanyaan ini, Maaf deh, kata "Pertanyaan Bodoh" bukan maksud menyinggung. Cuma, sebelum bertanya ada baiknya berusaha dulu. Cari di Google banyak tuh orang yang sharing cara upgrade akun Adsense dari Hosted Account ke Akun Normal. Cuma ya untuk triknya bagaimana bisa sukses upgrade akun, saya juga gak ngerti. Karena untuk daftar dan Upgrade akun Adsense ini 50:50. 50% untuk keberuntungan, sementarta 50% lainnya karena memang sudah mengetahui benar bagaimana trik agar diterima lamaran Adsense-nya.

Perlu kutegaskan juga disini, blog ini memang tempatku buat curhat sekaligus sharing, tapi bukan asal sharing. Cara aku sharing berbeda dengan kebanyakan blog sharing di internet sana. Kalau blog lain sharing dengan cara disuapin, kalo aku sharing ku suruh makan sendiri (you know what I mean).

Lalu apa saran dariku biar keterima lamaran upgrade Akun Adsense-nya?
  1. Pakai Top Level Domain (.com, .net, .org, .dll)
    Ini jelas. Karena uda aturan main Google baik untuk mendaftar agar menggunakan Top Level Domain saat mendaftar Adsense. Jadi kalau upgrade juga harus pake TLD
  2. Pakai CMS Wordpress.org
    Sebenarnya gak ada aturannya sih harus pakai hosting Google. Tapi dalam kasusku, aku upgrade akun Adsense pakai CMS Wordpress dan pakai shared hosting
  3. Beli Theme Premium
    Banyak theme gratisan di luaran sana. Tapi saranku beli theme premium deh. Oh iya, kalau beli theme premium ku sarankan homepage nya jangan yang kebanyakan gambar sampai - sampai gak ada tulisannya.
  4. Ramuan Khusus
    Tulis dua sampai 3 paragraph yang menjelaskan tentang isi blog kalian. Ramuan khusus ini harus ditampilkan di setiap halaman blog kalian. Baik di postingan, di page, halaman author, attachment, di homepage, pokoknya di semua halaman blog kalian.
  5. Age Domain
    Dalam kasusku, aku pake domain yang umurnya +/- 3 tahun. 1 Tahun nganggur gak kepake, gak kuarahkan ke server manapun, jadi cuman ku parkirkan di registernya aja. Tahun kedua ku arahkan ke blogspot. Ku posting beberapa artikel. Tahun ketiga baru ku isi sama postingan.
  6. Jumlah Postingan
    Kalo blog ku sih, jumlah postingannya saat ku daftarkan untuk upgrade akun Adsense sekitar 800-900 postingan. 800-900 postingan ini ku tulis selama +/- 1 bulan. 1 Harinya ku posting antara 20 - 30 artikel. Kalo ditanya panjang artikel, ya bervariasi sih. Ada yang cuman satu kalimat "hai kawan apa kabar disana, disini ku baik - baik saja". Ada juga yang 300+ kata. Gambarnya 1 aja. Kalo ada beberapa gambar jadikan gallery aja. Intinya, jumlah kata dalam satu postingan itu gak menentukan. Banyak yang bilang sih, postingan yang minim artikel atau kata-kata itu bisa bikin banned akun adsense. Tapi blog ku ini yang artikelnya gak lebih dari 50 kata per postingan malah diterima upgrade. Aneh kan? Jadi, jumlah posting mungkin menentukan, tapi jumlah kata dalam satu posting itu gak menentukan diterima atau enggak upgrade kita. Bahkan gak ada hubungannya dengan alasan kenapa akun adsense kita dibanned.
  7. Bahasa
    Bahasa yang ku pake di blog ini bahasa Indonesia.
  8. Visitor
    Pengunjung harian blogku gak banyak kok. Pas ku buat upgrade akun adsense, visitor gak lebih dari 200uv/day. Paling cuma 150uv/day. Jadi, visitor gak menentukan diterima atau enggak pendaftaran adsense kita, atau upgrade akun adsense kita. Jadi jumlah pengunjung gak menentukan sama sekali.
Note:
  1. Blog yang ku pake buat upgrade akun Adsense ini sebenernya memang blog utama, tapi bukan ku khususkan untuk dipake buat Adsense atau memang sengaja ku build untuk meng-upgrade Akun Adsense-ku, tapi untuk bisnis yang lain. 
  2. Pengalamanku yang tertulis di postingan ini hanyalah keisengan semata. Jika ada diantara kalian yang mengalami nasib berbeda dengan nasibku, itu merupakan ketidaksengajaan. Karena keberuntungan yang nentuin bukan saya.
Mungkin itu aja. Untuk selanjutnya ya silahkan, mau ngambil pelajaran dari sini ya ambil, kalo gak minat ya gak pa pa :)

Ada pertanyaan silahkan tulis di komentar. Insya Allah ku jawab. Tapi jangan maksa.